wisata destinasi

Berburu Onde-Onde Wijen Tangkil

27
×

Berburu Onde-Onde Wijen Tangkil

Share this article

Berburu Onde-onde Wijen Tangkil, Kudapan Tradisional yang Menyedapkan Hati

Di tengah keragaman kue tradisional Indonesia, onde-onde menjadi salah satu camilan yang selalu diminati. Bentuk bulat dengan lapisan wijen yang menggugah selera ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Di Jawa Timur, khususnya di Kota Malang, onde-onde memiliki cerita unik yang terkait dengan sebuah warung legendaris bernama Onde-onde Warung Jawa di Tangkilsari.



Pemilik warung sedang memasak onde-onde di atas kompor

Wisatawan membeli onde-onde di depan warung

Proses pembuatan onde-onde dari bahan dasar hingga dikemas

Tampilan depan warung Onde-onde Warung Jawa di Tangkilsari

Sejarah dan Keunikan Onde-onde Warung Jawa

Onde-onde Warung Jawa di Tangkilsari berdiri sejak 20 tahun lalu. Awalnya, kudapan ini hanya dijajakan di pasar-pasar tradisional. Namun, karena rasa yang lezat dan tekstur yang kenyal, semakin banyak orang yang mencari kue ini. Sekarang, warung tersebut telah menjadi ikon oleh-oleh khas Kota Malang.

[Read also: Bebek Bakar Kerto, Bebek Bumbu Bacem Malang, Maknyus!]

Rasa yang Menggugah Selera

Onde-onde buatan pasangan Fictor Christian dan Diyanti Yuliawati ini terkenal dengan rasa manis yang sempurna. Isian kacang hijau yang lembut dan kulitnya yang kenyal membuat kue ini sangat cocok dinikmati sebagai camilan pagi hari atau teman minum teh. Bahkan, saat Idul Fitri pun warung ini tetap buka untuk melayani pelanggan setia.

Produksi yang Stabil dan Akses Mudah

Dalam sehari, Onde-onde Warung Jawa bisa menghasilkan lebih dari 300 biji. Satu kotak berisi 10 biji dijual dengan harga Rp 15.000. Karena permintaan yang stabil, kue ini selalu tersedia sejak warung buka hingga tutup sore hari.

[Read also: Lima Penganan Legendaris Malang Ini Wajib Dicoba]

Penggemar yang Setia

Banyak pengunjung yang datang ke warung ini untuk membeli onde-onde sebagai oleh-oleh atau hantaran kepada kerabat. Terlebih, bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan menuju pantai di Malang Selatan, mampir ke warung ini menjadi kebiasaan.

Mencari Kuliner Khas Lainnya

Selain onde-onde, Malang juga memiliki banyak kuliner khas yang patut dicoba. Dari bebek bakar hingga penganan legendaris, setiap sudut kota menyimpan keunikan yang menarik.

[Read also: Berawal dari Pikulan, Warung H. Ridwan Eksis Sejak 1925]

FAQ

Apa isi dari onde-onde?

Onde-onde biasanya berisi kacang hijau, namun kini ada variasi seperti keju atau rasa lainnya.

Di mana bisa ditemukan onde-onde khas Malang?

Onde-onde khas Malang bisa ditemukan di Onde-onde Warung Jawa di Tangkilsari, Kabupaten Malang.

Apakah onde-onde bisa dibeli sebagai oleh-oleh?

Ya, onde-onde sering dijadikan oleh-oleh karena rasanya yang lezat dan kualitasnya yang terjaga.

Apakah warung ini buka saat Idul Fitri?

Ya, Onde-onde Warung Jawa tetap buka untuk melayani pelanggan setia.

Bagaimana cara memesan onde-onde?

Anda bisa langsung berkunjung ke warung atau memesan melalui penjual yang menjajakan kue ini di toko-toko kue tradisional.

Penutup

Onde-onde Warung Jawa di Tangkilsari adalah contoh nyata dari kekayaan kuliner Indonesia yang tak hanya lezat, tetapi juga memiliki makna budaya. Dengan rasa yang menggugah selera dan keunikan yang terjaga, kue ini menjadi bagian dari identitas kota Malang. Jika Anda ingin merasakan kelezatan khas Jawa Timur, jangan melewatkan kesempatan untuk mencicipi onde-onde wijen Tangkil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *